Information Technology

Optimasi GSM dengan Drive Test

Drive Test dalam dunia telekomunikasi adalah suatu istilah yang digunakan karena dalam pekerjaannya kita berada dalam mobil yg diam lalu berjalan dan untuk melakukan pengukuran tertentu. Perjalanan pun dilengkapi dengan Peta digital [dari MapInfo], GPS, Handset dan software Drive Test semacam Nemo (Nokia) atau TEMS (Ericsson)

Parameter yg biasanya diperhatikan selama drive test  adalah sebagai berikut :

  1. BCCH : Broadcast Control Channel = frekuensi yg digunakan dlm GSM untuk downlink BTS ke MS (berkisar 890MHz-915MHz utk yg GSM 900)
  2. ARFCN : Absolute Radio Frequency Channel = sebutan kanal yg digunakan untuk mewakili brapa nilai dari frekuensi. Jd misalnya disebut ARFCN BCCHnya 18 , nah artinya nti 18 itu dikonversi menjadi nilai MHz td.
  3. CGI terdiri atas :  MCC / Mobile Country Code, klo Indonesia pakenya 510, MNC /Mobile Network Code, nilainya tergantung operator, kalo gak salah nih : TSEL =10, ISAT=01 dan XL=11 dsb.
    LAC : Local Area Code, setiap area atw daerah punya kode yg ditentukan operator
    CI : Cell Id, parameter ini yg hrs diperhatikan agar tidak salah site ketika ingin melakukan drive test karena setiap cell punya kode ID masing”.
  4. BSIC : Base Station Identity Code, Membedakan antar BTS terutama BTS-BTS yg mempunyai BCCH ARFCN yg sama (dalam reuse freq)
  5. RxLev = Tingkat kuat level sinyal penerima di MS (rentang dalam minus dBm),makin kecil nilainya (makin gede minusnya) makin lemah.
  6. RxQual = Tingkat kualitas sinyal penerima di MS (rentangnya skala 0-7),makin besar makin jelek
  7. SQI (Speech Quality Indicator) = Indikator kualitas suara dalam keadaan dedicated atau menelpon dengan rentang -20 s.d 30 , makin besar makin baik
  8. TA(Timing Advance) = jarak antar MS dengan BTS (rentang dari 0-8), makin besar nilainya makin jauh
  9. Speech Codec = adalah indikator speech codec yang dialami oleh MS. Terdiri dari EFR (Enhanced Full Rate), HR (Half Rate), FR (Full Rate) maupun Adaptive Multi Rate (AMR-FR & AMR-HR).

Kalau ada yang mau menambahkan,,,monggo

Advertisements

8 thoughts on “Optimasi GSM dengan Drive Test”

  1. wah bagus banget ni artikelnya bang Dian,saya niat jadi optim ni,,makanya sekarang lagi blajar,,ada yang mau saya tanyain juga ni sama bang Dian

    Like

  2. hmm,,lama juga ga mainan ini..jadi sedikit lupa.. :(jawabannya,,,tunggu setelah pesan-pesan berikut yah.. tpi intinya sih handover akan karena beberapa faktor slain rx level..masih ada beberapa faktor lain yg mempengaruhinya juga..saya coba oprek arsip lama dulu yah…klo ada nanti tk posting link'a..btw, thx for comment'a…

    Like

  3. ok sama2 bang Dian makasi atas responnya,,aku tunggu ya oprekannya,,hehehe,,,o ya,,kalo mau email bahasan2 tentang optim bisa ga aku kirim ke email Bang Dian?? Ke mana ya?

    Like

  4. diusahakan dalam waktu dekat bisa ketemu berkasnya n bisa segera diupload.. :)klo mw curhat boleh-boleh saja…alamat emailnya ada di halaman kontak blog ini,,add saja YM, FB, twitter, dan semacamnya itu lah…hehhebtw, kalo boleh tau bang leonard ini sudah kerja/masih kuliah?dimna yah..

    Like

  5. mas leonard, maaf terlalu lama menjawabnya..baru ketemu dokumen’a

    dalam bahasa jawa kuno :
    RxMinAccessLevel : threshold below chich a MS will considered itself as “Out of Coverage”. If you set it at -102dBm, then … if the MS receives -103dBm or less, it will be out of coverage. Won’t send the channel request, won’t decode DL messages. Will try to reselect another cell.

    Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s