Family

Menunggu tali pusatnya Aulia lepas

Apa pekerjaan yang paling membosankan di dunia ini? Yap, menunggu. Menunggu apa saja. Rasanya waktu akan berjalan sangat lambat. Begitu juga saya yang sampai saat menulis blog ini, masih juga berharap-harap cemas tali pusat Dedek Aulia segera terputus.

Membaca banyak referensi yang ada, tali pusat bayi yang dahulunya menghubungkan plasenta dengan janin, akan segera putus dalam waktu 5 sampai dengan 7 hari. Dan tanda-tandanya kalau mau tali pusatnya mau lepas adalah bayi sangat rewel. Tappi.. rasanya ga ada bedanya sama sekali karena hampir setiap malam Aulia (agak) rewel dan (agak) membuat saya & istri lembur (begadang) semalaman. hehe

Selama ini perawatan tali pusatnya hanya dilakukan dengan mengganti kasa penutupnya dengan kasa baru (yang steril tentunya). Itu hasil tanya-tanya dengan bidannya juga..

Kata bidannya, kondisi bayi berbeda-beda. Selama tidak terjadi infeksi dan tali pusat bernanah atau bau, tali pusat yang belum putus hingga minggu ke dua masih bisa dibilang normal. Tidak ada masalah.

Saya masih sabar menunggu kok, meskipun ya sedikit-sedikit selalu saya lihat kondisinya, apakah ada kemajuan, atau timbul keanehan dan perlu dibawa ke dokter untuk dicek. Eh,, pagi pas saya mau berangkat kerja. Abis mandiin Aulia, tali pusatnya putus sempurna.

Alhamdulillah..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s