Family

Lahirnya Aulia Annisa Putri

Dag dig dug karena sudah mendekati HPL (Kamis-28 November 2013), maka sehari sebelumnya kami pergi ke dokter untuk memeriksakan kehamilan istri. Saat periksa sebelumnya, memang sudah diberi pesan kalau sudah mendekati HPL dan belum lahir memang diminta untuk kembali dan memeriksakan apakah air ketuban masih cukup untuk menunggu 3-7 hari.

Rabu, 27 Nov 2013

06.00

Dokter Palupi menyapa kami dan bilang.. “Lho kok belum lahir? Temen-temennya sudah lho. Saya tunggu-tunggu. Mari saya lihat dulu”.
Dan inilah saat yang tidak kami duga sebelumnya, walaupun kami punya feeling kalau si bayi akan lahir pada beberapa hari ke depan. Alhamdulillah, kayar USG menunjukkan bahwa air ketuban masih cukup. Dokter juga menyarankan agar kami melakukan pacu kontraksi secara alami dulu biar bayinya cepet lahir. caranya.. tau sendiri deh.. 🙂

09.00

Saya dan istri diberondong pertanyaan dari keluarga yang menanyakan hasil pemeriksaan. Segera saya tunjukkan hasil USG dan alhamdulillah, raut muka mereka sedikit lebih tenang.

12.30

Pas sedang sholat dhuhur, istri tiba-tiba merasakan ada cairan yang keluar.
Karena panik, saya pun segera memanggil ibu. dan respon ibu “Sudah mulai tanda-tanda kelahiran, ditunggu saja. Sudah ga lama lagi”

Kamis, 28 Nov 2013

Karena sudah HPL-nya, pagi-pagi saya sudah disuruh mandi sama ibu. dan diminta cepat-cepat ke BPS Aminah (tempat biasa saya dan istri kontrol kandungan) untuk memeriksakan kondisi kandungan istri.

Secepat kilat saya dan istri bersiap-siap dan kemudian berangkat menuju lokasi.
Sesampainya di tempat, alhamdulillah antrian masih kosong dan bisa langsung dilayani. Pas pemeriksaan hal tidak terduga terjadi.

Denyut bayi kami irregular.. 😦

Karena keterbatasan alat disana, kami dirujuk untuk melakukan pemeriksaan di RSUD Kebumen.
Dari pihak BPS kami diberikan pengantar, dan bidan yang mengurus kami berjanji untuk menemani kami selama proses di RSUD nantinya.

07.00 – 09.00

Saya dan istri tiba di RSUD Kebumen dan langsung menuju ke IGD untuk melakukan pendaftaran berbekal surat pengantar dari bidan.

Alhamdulillah, prosesnya tidak lama dan istri bisa langsung masuk ke ruang bersalin untuk dilakukan pengecekan kandungan (USG dan CTG). Dari hasil pengecekan, dinyatakan kondisi ibu dan janin sehat namun harus masih dilakukan observasi setidaknya sampai 6 jam ke depan.

Diketahui juga, bahwa istri sudah pembukaan 1. dan untuk menunggu pembukaan 10 masih sangat lama (informasi dari dokter jaga disana bisa 24 jam lebih untuk anak pertama)

14.30

Nyeri-nyeri dan sakit semakin dirasa istri. Hasil pemerikaan dokter jaga menyatakan sudah pembukaan 2

17.30

Pembukaan 5, dan nyeri hebat masih dirasakan istri. Ga tega juga rasanya melihat kondisinya seperti ini.

19.35

Pembukaan 8.

19.45

Alhamdulillah..Anak pertama kami lahir dengan jenis kelamin perempuan.

BB : 3100 gr
Panjang : 50 cm
Jenis kelamin : Perempuan … tepat seperti hasil USG..

Setelah menandatangani beberapa dokumen dan surat penanggung biaya perawatan, kemudian saya meng-adzani dan meng-iqomati si bayi. Tercekat tenggorokan saya saat itu. Dada sesak pingin menangis. Mata sudah berka-kaca. Subhanalloh. Alhamdulillah. Inilah tanda kebesaran Alloh.
Hal yang akan saya ingat sepanjang hidup saya adalah saat si bayi menoleh ke arah saya dan matanya berkedip-kedip saat mendengar suara adzan saya. Segala puji bagi Alloh, Tuhan semesta alam..

Setelah mendengarkan pengarahan dari perawat dan menerima lembar bon obat, saya keluar dari ruangan dan tak henti-hentinya bersyukur. Saya menemui mertua saya dan saya bilang kalau saya mau ke apotik dulu ambil obat.

Setelah semua proses administrasi awal selesai. Saya dipersilahkan masuk ke ruang bersalin. karena tidak dibius total, istri saya masih tampak ceria. Saya cium dan saya ucapkan terima kasih atas perjuangannya. Saya bilang kalau bayinya cantik seperti ibunya.

Istri saya keluar dari ruang bedah sekitar jam 21.00 dan segera dibawa ke ruang perawatan

Saya biarkan istri saya beristirahat. Masih sakit karena jahitan. Tinggal nunggu pulih.

Alhamdulillah, bayi dan ibu tidak dipisahkan sehingga bisa langsung diberikan ASI. Alhamdulillah ASI-nya lancar.

Nah itulah kronologi lahirnya Putri. Doakan ya semoga menjadi wanita yang sholehah. Amin.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s