Family

Kebutuhan Bayi dan Ibu Setelah Melahirkan

copas dari tetangga sebelah : http://riefsa.wordpress.com/2007/04/19/kebutuhan-bayi-dan-ibu-setelah-melahirkan/

Setelah memperoleh kepastian jenis kelamin bayi (walaupun ada yang mengalami hasil USG dan saat lahir jenis kelamin bayi beda), mungkin sudah saatnya mulai belanja kebutuhan si calon buah hati. Tetapi di adat Jawa, katanya kalau belum “mitoni” (tujuh bulanan) tidak boleh beli barang-barang buat bayi. Pamali.  Benar tidak ya? Saya sendiri kurang tahu.

Jenis kelamin bayi pasti akan berpengaruh dengan barang yang akan dibeli. Kalau saya dan istri, karena sudah ketahuan kalau yang lahir adalah cewek, maka yang dibeli semuanya “girly”. Mulai dari warna (pink, biru muda, hijau muda) dan model. 😀 . Tetapi banyak kok pakaian atau peralatan bayi yang bisa digunakan untuk bayi cowok ataupun cewek. Jadi jangan khawatir salah beli. Kalaupun tidak jadi dipakai, kan bisa dibungkus untuk dijadikan kado.

Nah, belinya secukupnya saja, jangan banyak-banyak. Alasan pertama: bayi bakalan cepet gedhe kalau sudah diluar kandungan. Nisa baru 2 bulan, popok, gurita dan bedongnya sudah cupet. Sejak usia 1.5 bulan sudah dipakaikan kaos dalam dan celana, tidak lagi memakai gurita dan popok. Alasan kedua: siapa tahu nanti ada yang memberikan kado berupa kebutuhan bayi 😀 . Kalau tidak ada yang memberi kado ya baru beli.. hehehehe..

Apa saja sih kebutuhannya?

Bayi

  • Popok

Karena bakalan lebih mudah melepasnya kalau kena pipis atau eek. Apalagi kalau usia bayi masih dalam orde hari dan si Ibu masih grogi pegang bayi. Hindari bermotif warna kuning, biar nanti tidak membingungkan kalau kena eek 😀
Belinya juga dilihat kebutuhan. Kami membeli 2 lusin popok, karena sedang musim hujan. Takut tidak kering.

  • Gurita

Untuk menjaga agar tali pusar yang belum puput/lepas tidak tergesek-gesek oleh baju. Ada juga yang mengatakan untuk membuat bayi hangat serta menjaga tulang punggungnya yang masih rawan.

  • Bedong/Gedong

Untuk membungkus bayi agar hangat. Pastikan memilih ukuran yang besar. Hati-hati saat bayi dibedong, jangan terlalu ketat dan waspadai kegerahan.

  • Baju & celana, baik lengan pendek maupun panjang.
  • Sarung tangan & kaki serta tutup kepala.

 

  • Perlak

 

  • Alas dari plastik atau karet agar pipis bayi tidak tembus ke kasur.
  • Alas tidur
  • Handuk besar

Buat mengeringkan bayi setelah mandi. Ukuran besar bertujuan agar Anda cukup meletakkan bayi di atas handuk, kemudian bagian yang tersisa buat menyelimutinya.

  • Peralatan mandi: Sabun cair, shampoo

Gunakan sabun cair, karena sabun batangan bakalan membuat Anda lebih repot. Lebih bagus yang ada pompanya, jadi tidak perlu menuang plus aman dari tumpah.

  • Wash lap

Untuk menggosok kulit bayi setelah disabun, dan menotol-notol pantat atau alat kelamin kalau basah karena pipis dengan dibahasi terlebih dulu.

  • Kapas

Bisa digunakan untuk mengganti wash lap. Lebih lembut. Biasa digunakan untuk mengusap bagian wajah kalau pas mandi, dan mengusap kemaluan atau lubang dubur setiap habis eek. Kalau cuma kena pipis, cukup ditotol-totol saja agar kulit bayi tidak merah karena digosok-gosok.

  • Kosmetik bayi: Bedak, minyak telon, parfum, cotton bud.
  • Tissue kering/basah

Selain handuk atau wash lap, tissue kering bisa digunakan untuk mengeringkan daerah kemaluan yang basah. Tissue basah sangat berguna kalau lagi travelling.

  • Ember atau tempat baju/popok kotor

Kami memisahkan antara tempat baju/popok yang kotor/kena pipis dengan popok yang kena eek. Ada juga tempat untuk memisahkan jarik kotor yang kena pipis. Kami mempunyai ember warna biru untuk kena pipis, merah untuk kena eek, dan pink untuk jarik.

  • Botol susu & pembersihnya

Jika berencana memberikan ASI Eksklusif selama 6 bulan, botol hanya sebagai jaga-jaga kalau Anda sedang tidak bersama bayi dan untuk melatih bayi minum ASI dari botol. Jangan lupa disterilkan sebelum dipakai.

  • Hanger

Untuk menjemur popok/celana/baju. Kami memilih bentuk baling-baling karena lebih ringkas dan mudah diambil kalau mendadak hujan.

Ibu

  • Gurita untuk Ibu

Berguna untuk mengencangkan perut pasca melahirkan. Untuk kelahiran dengan sesar, bisa digunakan untuk melindungi jahitan dari gesekan dengan baju.

  • Baju longgar dengan bukaan di depan

Agar proses laktasi berlangsung aman dan terkendali, tidak terganggu dengan kegerahan, baju longgar dengan bukaan depan memudahkan Anda menyusui bayi.

  1. Jarik

Biasanya Ibu yang baru melahirkan menggunakan jarik agar mudah saat mandi dan urusan kamar mandi lainnya. Tidak perlu menekuk-nekuk kaki untuk memakai rok atau celana.

  • Pembalut

Pastikan berdaya tampung besar dan rajin diganti. Ada kok pembalut khusus untuk Ibu pasca melahirkan.

  • Pakaian dalam

Kalau ASI lancar, bra bakalan sering cepet basah dan musti ganti, atau bisa juga dilapisi dengan sapu tangan atau tissue, tapi ribet. Celana dalam juga mungkin harus sering ganti, terutama jika terkena darah nifas.

Advertisements

2 thoughts on “Kebutuhan Bayi dan Ibu Setelah Melahirkan”

    1. isi threadnya juga mirip-mirip mas..
      izin copas ya mas.. 🙂

      nama aulianya sumbangan dari kakek neneknya
      nama nisa, dari surah annisa di Al Quran
      nama putri, karena dia kan cwe… klo cowo nanti putra.. 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s