Study

Client Side vs Server Side,,,Static Web vs Dynamic Web

Ada temen yang nanya,,,apa perbedaan web statik sama web dinamis,,trus apa perbedaannya programming di sisi client dengan sisi server pada sebuah halaman web…

Berhubung,,,udah lama ga blajar gituan,,serahin aja penjelasannya ke mbah “google”..berikut hasilnya..mudah-mudahan berguna bagi temen-temen yang dapat tugas serupa dari dosen mata kuliahnya… ^.^

Website Statis – Static Website

Website statis adalah website yang kontennya statis / tidak berubah-rubah. Website statis ini persis seperti brosur. Bedanya, brosur di cetak dan disebarkan, sedangkan website statis di host dan diakses melalui internet.

Sekali website statis di online kan di internet, umumnya jarang sekali website tersebut merubah kontennya. Seringkali website statis ini disusun dari html polos yang antar halamannya dihubungkan dengan hyperlink di tanpa pemrograman disisi server karena tujuannya adalah ’sebatas’ menampilkan informasi di internet.

Aplikasi dari website statis sering kali kita temukan di website company profile, personal profile, website penawaran produk, dan semua website yang bertujuan melakukan komunikasi satu arah dari pemilik website ke pengunjung tanpa diperlukan interaksi.

Website Dinamis – Dynamic Site

Website dinamis adalah website yang kontennya berubah – rubah. Aplikasi dari website dinamis ini sering kali kita temukan di internet dewasa ini: Portal berita, blog, situs social networking, dll.

Website dinamis selalu memiliki program yang bekerja di sisi server karena dalam rentang waktu tertentu konten dari website tersebut berubah. Jadi, salah satu ciri dari website dinamis adalah adanya program yang berjalan disisi server untuk memanage perubahan data yang ditampilkan oleh website dinamis tersebut.

Nha,,,untuk pertanyaan kedua..berikut jawabannya :

Perbedaan utama server-side programming dan client server programming adalah tempat mengeksekusi skripnya. Pada client server programming, skrip dieksekusi di browser sedangkan server side programming dieksekusi di client (web browser)

Karakteristik client –side scripting :

1. Kode program didownload bersama dengan halaman web

2. Bersifat interpreter dan diterjemahkan oleh browser

3. Model eksekusinya simple dan skrip dapat dijadikan satu dengan HTML

Karakteristik server side programming :

1. Ada client yang meminta request

2. Eksekusi program dilakukan di server

3. Mengirimkan hasil ke client

Keuntungan server side programming :

Cross platform : tidak tergantung dengan browser tertentu

1. Optimasi danpemeliharaan dilakukan di browser

2. Dapat mengakses database dan tidak tergantung dengan keamanan

3. Menambah kekuatan server

4. Kode program aman

Aplikasi yang sering digunakan oleh server side programming

1. Search engines

2. Database access

3. Chat & bulletin board service

Terkait dengan kebutuhan user yang ingin web yang lebih interakti f, nyaman, cepat dan mudha digunakan, maka saat ini muncullah teknik pemrograman baru disebut AJAX (Asynchronous JavaScript And XML). Dikenal juga dengan istilah Web 2.0. Pasti anda tertarik mempelajarinya. Sebab dengan teknik ini sebagian besar interaksi pada computer webserver, melakukan pertukaran data dengan server dibelakang layar sehingga halaman web dapat tidak harus dibaca ulang setiap kali pengguna melakukan perubahan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s